Cara Menghitung Untung Jualan Dengan Mudah

Dalam menjalankan sebuah usaha, paling tidak anda harus mengetahui bagaimana cara menghitung untung jualan. Tujuannya sudah pasti untuk mengetahui berapa besar keuntungan yang didapat dalam kurun waktu tertentu. Normalnya, untung dihitung secara keseluruhan dalam waktu satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi tahunan.

Saat ini, usaha mikro di bidang penjualan cukup banyak peminatnya, apalagi pemerintah Indonesia sedang menggencarkan program Go UKM. Selain itu, banyaknya perusahaan yang memberikan dana bantuan atau fasilitas jualan juga semakin memperbesar peluang. Maka tidak heran jika saat ini banyak ditemukan penjual baru dari berbagai kategori.

Setiap pengusaha, baik kecil, menengah maupun besar, pasti ingin mendapatkan keuntungan dari usaha yang dijalankan. Tidak sedikit dari mereka yang tidak mengetahui bagaimana menghitungnya dengan benar dan tepat. Umumnya, keuntungan yang mereka hitung berdasarkan pendapatan, kemudian dikurang dengan modal. Padahal ada beberapa biaya lagi yang harus dikeluarkan seiring dengan proses jualan. Sebut saja biaya transportasi, kebutuhan air atau listrik, penyusutan barang DLL.

Baca juga : Tips Jitu Menerapkan Instagram Marketing Untuk Bisnis Anda

Cara Menghitung Untung Jualan

Untuk cara menghitung untung jualan yang tepat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Intinya, semua variabel harus diikutsertakan, baik modal investasi yang mengalami penyusutan, biaya operasional, dan juga biaya pembuatan atau pembelian barang. Mari kita kupas tuntas satu persatu mengenai semua hal tersebut!

Modal Awal (Investasi)

Ketika pertama kali membuka usaha, dalam hal ini jualan, tentu anda mengeluarkan moda awal bukan? Modal yang dimaksud normalnya berupa biaya peralatan, baik itu gerobak, sewa toko, dan juga peralatan lain yang digunakan untuk proses usaha.

Inilah yang dimaksud dengan modal investasi, artinya anda tidak harus mengeluarkan setiap saat. Hanya di awal saja, selanjutnya hanya ada biaya penyusutan. Adapun penyusutan yang dimaksud yaitu ketika ada kerusakan dengan mengganti atau memperbaikinya.

Modal Pokok

Kita ambil pemisalan bahwa anda sedang jualan baju di sebuah toko atau pasar. Modal pokok yang dimaksud sangat mudah ditentukan, berapa baju yang anda beli melalui supplier, itulah yang dinamakan modal pokok. Intinya, modal pokok merupakan biaya yang dikeluarkan untuk kebutuhan pokok dari kegiatan jual beli.

Biaya Operasional

Inilah yang seringkali diabaikan pelaku usaha jual beli dalam hal cara menghitung untung jualan. Memang wajar karena biaya operasional cukup luas dan bisa mencakup apa saja. Biaya yang dikeluarkan selama proses jualan, itulah yang dimaksud dengan biaya operasional.

Baca juga : Cara Jualan di Lazada Agar Cepat Laku

Dalam hal ini termasuk gaji pegawai, uang makan, biaya listrik dan air dan masih banyak lagi. Biaya operasional bisa dikatakan biaya tetap, maksudnya bukan angka yang tetap, namun besaran biaya untuk apa yang dikatakan tetap.

Omzet

Pengertian omzet secara umum yaitu semua pendapatan selama proses jualan. Artinya masih belum dikurangi modal pokok, biaya operasional dan lainnya. Menentukan omzet tergolong mudah, asalkan anda mencatat semua transaksi yang ada.

Omzet juga bisa ditargetkan, dalam artian anda bisa meningkatkannya dengan strategi khusus. Nilai omzet berbanding lurus dengan penjualan, semakin banyak penjualan, semakin besar pula omzet yang didapat. Ingat, omzet bukan keuntungan ya, jadi ketika omzet atau pendapatan bear, bukan berarti keuntungannya juga besar.

Keuntungan

Poin terakhir yaitu cara menghitung untung jualan dengan tepat yang didapat dari pengurangan omzet atau pendapatan dengan biaya lain seperti diatas. Secara umum, anda bisa menggunakan rumus berikut untuk menentukan laba bersih yang didapat dalam periode waktu tertentu!

Laba bersih = Omzet – (Modal Pokok + Biaya Operasional + Variabel Penyusutan)

Rumus diatas mudah digunakan ketika anda mengetahui semua poin yang telah disebutkan diatas. Sebenarnya ada rumus lain, namun agak sedikit membingungkan jika anda baru pertama kali menggeluti usaha jualan. Berikut rumus yang kami maksud!

Baca juga : 5 Alasan Mengapa Sosial Media Marketing Penting Untuk Bisnis Anda

Keuntungan = Laba Kotor – Beban Usaha

Laba kotor yang dimaksud yakni omzet, sedangkan beban usaha maksudnya yaitu biaya operasional dan non operasional.

Contoh Cara Menghitung Untung Jualan Baju

Supaya tidak bingung dan lebih paham menghitung untung jualan, kita ambil contoh jualan baju. Berikut contoh soal sekaligus jawabannya!

Udin sedang memulai usaha jualan baju di toko yang disewanya seharga 6 juta rupiah per tahun. Kemudian menambahkan peralatan seperti rak, kaca besar dan juga gantungan baju sebesar 1 juta rupiah. Di awal pembukaan, Udin membeli baju dari supplier dengan total biaya sebesar 10 juta rupiah. Di tokonya, Udin dibantu oleh dua pegawai dengan masing-masing gaji sebesar 1 juta rupiah.

Di dalam toko tersebut terdapat peralatan yang harus membayar listrik dan air setiap bulannya sebesar 200 ribu. Selain itu, Udin juga harus mengeluarkan biaya transportasi dan juga lainnya sebesar 300 ribu. Jika dalam satu bulan Udin mendapatkan omzet sebesar 16 juta rupiah, berapa keuntungan bersih yang didapatkan?

Rekomendasi : Pahami Cara Menentukan Target Pasar Bisnis Yang Tepat

Jawab: Anggap biaya penyusutan setiap bulan dari semua barang investasi tersebut sebesar 50 ribu rupiah, maka kita bisa menjawab dengan detail seperti berikut!

  • Omzet = Rp. 16.000.000
  • Penyusutan modal investasi = Rp. 50.000
  • Modal pokok = Rp. 10.000.000
  • Biaya Operasional = Sewa toko + Gaji pegawai + Listrik dan air + Transportasi DLL = 500.000 + 2.000.000 + 200.000 + 300.000 = Rp. 3.000.000
  • Untung jualan = Omzet – (Modal Pokok + Biaya Operasional + Variabel Penyusutan) = 16.000.000 – (10.000.000 + 3.000.000 + 50.000) = Rp. 2.950.000

Penutup

Bagaimana, apakah cara menghitung untung jualan diatas sudah cukup jelas? Kenyataan di lapangan bisa jauh berbeda dengan estimasi diatas, keuntungannya bisa lebih besar atau sedikit. Namun setidaknya, kita sudah mengetahui perkiraan yang paling mendekati dan masuk akal.

Satu pemikiran pada “Cara Menghitung Untung Jualan Dengan Mudah”

Tinggalkan komentar