Konsep Pemodelan Berorientasi Objek Dalam PPL

2 min read

konsep pemodelan berorientasi objek

Konseop Pemodelan Berorientasi Objek – Hay selamat datang di pembelajaran di mata pelajaran Pemodelan Berorientasi Objek atau PPL. Materi anda bisa dapatkan di kelas XI di kompetensi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak atau bisa di singkat RPL

Sebelum membuat sebuah aplikasi atau perangkat lunak, kita harus melakukan perancangan terlebih dahulu ke dalam bentuk dan bagaimana program pada aplikasi tersebut dapat berjalan sesuai keinginan.

Prinsip melakukan pemodelan terlebih dahulu ini akan memberikan hasil yang jauh lebih baik. Fungsi dari pemodelan ini adalah untuk memudahkan kita daam melakukan pekerjaan karena cukup mengikuti alur yang sudah dibuat terlebih dahulu.

Hal ini cukup efisien dan memiliki fungsi yang berarti dalam pembuatan perangkat lunak dan juga mampu memahami system yang akan dibuat nantinya.

Pengertian Konsep Pemodelan Perorientasi Objek

Konsep pemodelan berorientasi objek, mari kita artikan dalam tiap katanya. Dimulai dari Pemodelan, pemodelan adalah penggambaran atau pendekskripsian mengenai seuatu bentuk tertentu.

Dalam membuat perangkat lunak, pemodelan akan dilakukan di awal atau lebih tepatnya sebelum pengcodingan dimulai.

Berorientasi Objek merupakan saat objek-objek yang memiliki karakteristik sendiri digunakan dalam pemodelan suatu perangkat lunak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemodelan dengan sistem orientasi objek akan banyak digunakan objek.

Pada Pemodelan Berorientasi Objek terdapat 3 buah teknik

Teknik Pemodelan Berorientasi Objek

Teknik konsep dari pemodelan berorientasi objek
  1. Model Objek

Model objek disini berisis penggambaran struktur statis dari sebuah objek dan system-sistemnya begitu pula relasinya. Diagram objek merupakanan unsur utama dalam model yang satu ini. Diagram objek itu sendiri berarti diagram yang kelasnya saling terhubung atau memiliki relasi dengan kelas.

2. Model Dinamik

Model dinamik adalah gambaran dari sifat system yang kerap berubah tiap waktu karena sifatnya yang dinamis, model ini biasanya berisi state diagram.

3. Model Fungsional

Model yang berikutnya ini dinamai model fungsional yang berisi gambaran di dalam data yang nilainya bertransformasi. Data flow diagram merupakan isi dari model ini.

Sebuah model objek menggunakan struktur statis dari suatu system dengan objek sebagai gambaran dalam system tersebut. Pemodelan berorientasi objek memiliki keunggulan dan menjadi yang terpenting karena sifatnya yang mendekati keadan dalam dunia nyata.

Hal ini sangat bermanfaat dalam penyajian grafik untuk dapat berkomunikasi dengan baik baik bersama customer atau dengan tim lain.

Sangat sederhana tujuan dari kegiatan pemodelan ini, yaitu memberikan gambar grafik berupa objek. Contoh objek sangat banyak, contoh nama : alip, emila, wisnu, yeva. Benda: mobil, rumah, sepeda dan lainnya masih banyak lagi.

Baca Juga : Interaksi Antar Objek – PPL RPL

Objek adalah suatu konsep abstrak dengan batasan, dalam dunia nyata terdapat sebuah konsep dan itulah yang disebut dengan objek.

Selain adanya objek, terdapat pula istilah kelas. Atau bisa disebut object class yang mempunyai kumpulan suatu objek dengan attribute prilaku, relasi dan semantic umum.

Diagram objek sendiri memiliki definisi sebagai suatu grafik dengan tujuan sebagai pemodelan onjek, kelas yang berelasi dengan yang lainnya.

System dengan peinsip pemodelan berorientasi objek memiliki banyak keunggulan diantaranya :

  1. Perawatan atau maintenance. Hal itu bisa terjadi karena system berorientasi objek memiliki kelebihan berupa program yang jauh lebih mudah dipahami dan di mengerti.
  2. Update atau Ubah. Dalm melakukan pengubahan atau update system berorientasi objek juga lebih menyingkat waktu karena pekerjaannya yang tidak memakan waktu.
  3. Objek yang ingin digunakan juga dapat dilakukan seaktif mungkin, hal ini menjadikan nilai plus atau tambah pada system.

Alur kerja dari hasil pemodelan berorentasi objek adalah dengan cara menyelesaikan masalah yang muncup dapat di ketahui melalui objek-objek yang terkait dengan masalah tersebut.

Sehingga penggunaan object-oriented ini sangatlah menguntungkan dalam upaya pembuatan perangkat lunak.

Melalui system berorientasi objek juga memudahkan untuk berkomunikasi dengan customer dan juga dalam pembuatan data terstruktur dari system yang akan kita buat.

Jadi Pemodelan Berorientasi Objek sangat dibutuhkan untuk membuat sebuah system dan berkomunikasi dengan costumer atau client. Objek yang kita buat juga menjadi lebih terarah dan terstruktur.

Sumber : GarudaCyber.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *